EKSPLORASI ORGANISME PENGGANGGU TUMBUHAN (OPT) DAN MUSUH ALAMI DI DESA KUALA AIR HITAM KECAMATAN SELESAI KABUPATEN LANGKAT PROVINSI SUMATERA UTARA
Diposting Selasa, 18 Maret 2025 11:03 amLayanan Laboratorium Proteksi BBPPTP Medan
Tugas Bidang Proteksi Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No.11 Tahun 2023 tentang organisasi dan tata kerja unit pelaksana teknis lingkup Direktorat Jenderal Perkebunan adalah pemberian rekomendasi pengendalian organisme pengganggu tumbuhan, penyusunan dan penguatan metode pengamatan, peramalan dan pengendalian organisme pengganggu tumbuhan, eksplorasi dan inventarisasi musuh alami organisme pengganggu tumbuhan, identifikasi, analisis data serangan dan faktor yang mempengaruhi organisme pengganggu tumbuhan perkebunan dan dampak anomali iklim, eksplorasi, perbanyakan, pengujian kualitas dan penyebaran agens pengendali hayati.
Eksplorasi musuh alami merupakan salah satu kegiatan dalam pelaksanaan eksplorasi dan inventarisasi musuh alami berupa predator, parasitoid, patogen serangga dan antagonis patogen tumbuhan. Eksplorasi musuh alami ini merupakan kegiatan rutin yang harus dilakukan untuk memperoleh sumber isolat yang spesifik lokasi dan bahan perbanyakan yang digunakan dalam pengendalian organisme pengganggu tumbuhan secara hayati. Pengendalian hayati dengan menggunakan agensia pengendali hayati (APH) merupakan salah satu alternatif pengendalian hama dan penyakit tanaman yang memiliki beberapa kelebihan yaitu murah, mudah didapat dan aman terhadap lingkungan dan manusia. Eksplorasi Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) salah satu dari kegiatan identifikasi dan inventarisasi OPT. OPT khususnya yang menyebabkan penyakit pada tanaman dapat digunakan dalam pengujian patogen terhadap jamur antagonis (uji antagonis) di laboratorium.
Eksplorasi OPT dan musuh alami ini dilakukan dengan mengunjungi kebun kelapa sawit, kakao dan karet milik petani di Desa Kuala Air Hitam Kacamatan Selesai Kabupaten Langkat.Pengambilan sampel OPT dan musuh alami dari kebun kelapa sawit yang berumur ± 25 tahun, kondisi kebun tidak terawat, di mana pemupukan dan pemangkasan jarang dilakukan. Pada kebun kelapa sawit diperoleh OPT seperti Ganoderma sp., kumbang Oryctes rhinoceros dan juga sampel tanah yang bertujuan untuk mengambil APH Trichoderma.
Gambar 1. Pengambilan sampel tanah dan OPT di kebun kelapa sawit
Pengambilan sampel OPT dan musuh alami dari kebun kakao yang berumur ± 27 tahun dengan luas 2 rante, varietas TSH dan RCL, kondisi kebun pemupukan dan pemangkasan dilakukan dengan baik. Dari kebun kakao diperoleh OPT seperti busuk buah pada kakao, antraknos, gejala serangan penggerek batangdan jamur upas.
Gambar 2. Sampel OPT di kebun kakao.
Untuk kebun karet sampel OPT yang diperoleh seperti Oidium, Colletotrichum, Pestalotiopsis, Cercospora dan sampel tanah untuk mengeksplorasi jamur antagonis yang berasal dari tanah.
Gambar 3. Sampel OPT dan pengambilan tanah di kebun karet.
Seluruh sampel yang didapatkan dibawa ke BBPPTP Medan untuk diisolasi, diidentifikasi dan dikoleksi di laboratorium.